Inidia kue ultah ke-2 kusetelah kue ultah pertama yang heboh dan penuh perjuangan. Kue ke-2 ini agak nyantai buatnya 1 hari sebelum hari H kuenya udah ku buat dan ku cover fondant. Pagi ini sebelum ke kantor nyempetin menghias kurang lebih 40 menit.
Bahannyaada semua dan caranya juga gampang. Satu resep jadi 24 cupcake imut-imut sekali hap, plus satu yang ukuran standar. Tapi entah kenapa, hasilnya kok bantet ya. Kalow brownies kurang nyoklat, kalow cake terlalu keras. Malah mirip muffin. Cupcake-nya aku hias ala kadarnya pake coklat masak pekat (DCC) dan sprinkle warna-warni.
Yangpenasaran dengan resepnya, yuk simak yang berikut ini. 1. Resep Brownies Panggang Klasik. Bahan – bahan : 100 gram dark cooking chocolate (DCC) 100 gram mentega. 80 gram gula kastor atau gula pasir. 2 butir telur. 25 gram tepung terigu protein sedang.
Halo Gan. Para bunda-bunda yang tiap hari ngebakul kue-kue, siniii merapat. Ane akan bagikan resep andalan ane yang pas di kantong pas di untung. Yihaaa. Resepnya cukup praktis dan tidak begitu banyak memakan biaya pengeluaran. Nah, cocok juga untuk kakak-kakak cantik yang belum menikah, tapi pengen usaha sampingan untuk menambah penghasilan. Kan,
Bulatkanadonan, simpan dalam kulkas ½ jam, bentuk bulan sabit atau lonjong. Susun dalam loyang tipis yang di oles margarin; Panggang dalam oven selama lk. 20 menit suhu 140 derajat celcius. Panas-panas, gulingkan dalam gula bubuk biasa, setelah terbalut rata, gulingkan dalam gula donat. Kemas dalam toples.
IDfSF. 8 Istilah Baking yang Perlu Anda KetahuiImage ShutterstockPenulis Manggarayu Editor RiaSebagai pemula, saya belajar untuk memperhatikan setiap detail dari sebuah penjelasan. Misalnya saat baru pertama kali belajar baking, saya sangat terpatok dengan resep-resep kue. Tiap bahan dan langkah yang tercantum di sana saya ikuti dengan baik, hingga saya menemukan beberapa istilah yang terdengar itu saya belum mengerti apa itu “bantat”. Ternyata setelah praktik beberapa kali, baru saya paham kalau bantat itu adalah tekstur kue yang padat, sedangkan harusnya si kue ini mengembang naik. Selain itu, ada beberapa istilah lain yang saya temui dan saya rasa perlu anda ketahui juga. Apa saja? Scroll ke bawah, ya!Note Sesuai alfabet 1. BPDA Image LazadaBeberapa resep mencantumkan istilah ini dengan takaran ¼ hingga 1 sdt. Sebetulnya, apa sih BPDA itu? BPDA adalah singkatan dari “Baking Powder Double Acting”, yakni jenis baking powder yang memiliki dua tahap aktif. BPDA banyak digunakan dalam pembuatan kue yang harus mengembang. Biasanya, para pemula seperti saya memakai baking powder ini karena tak perlu takut si kue gagal di Lazada DISKON Hercules Baking Powder Double ActingBaca juga Apa Bedanya? Baking Powder Single Acting vs Double Acting 2. DCCImage LazadaIstilah yang satu ini pasti sering anda temukan dalam resep-resep kue coklat. Yup, DCC merupakan singkatan dari “Dark Cooking Chocolate” atau coklat masak dengan kadar kakao yang cukup tinggi. Nah hampir semua resep kue atau kudapan pencuci mulut rasa coklat pasti memakai bahan ini. Biasanya, DCC perlu dilelehkan, dipotong, diiris tipis, atau diserut untuk topping di Lazada DISKON Colatta Dark Compound ChocolateBaca juga Aneka Jenis Coklat untuk Membuat Kue 3. EmulsifierImage LazadaHmm, istilah ini terkesan ilmiah sekali ya? Pada dasarnya, emulsifier berarti pengelmusi atau bahan yang berfungsi untuk menyatukan semua bahan-bahan dalam satu resep kue. Emulsifier biasa digunakan untuk mencampurkan bahan-bahan yang sulit menyatu, seperti lemak margarin dan mentega dan air. Selain menyatukan bahan agar tercampur rata, emulsifier juga dipakai untuk melembutkan tekstur kue. Bahan ini populer di pasaran dengan merek dagang Ovalet, TBM, dan di Lazada DISKON Koepoe-Koepoe SP 30 gramBaca juga Mengenal Cake Emulsifier, Bentuk, serta Mereknya di Pasaran 4. Hard Peak & Soft PeakKetika membaca langkah pembuatan dalam resep, anda pasti menemukan perintah “kocok hingga mengembang” dan “kocok hingga kaku” saat mengaduk putih telur dan gula. Nah, soft peak sama saja artinya dengan kocok mengembang, sedangkan hard peak adalah kocok peak adalah tahapan mengocok hingga bentuknya seperti foam lembut. Istilah ini juga biasa disebut “puncak tumpul”, yakni waktu kocokan mixer diangkat, ia akan membentuk puncak tumpul yang mudah terkulai jatuh. Sedangkan hard peak atau “puncak kaku” adalah tahapan mengocok hingga kaku dan ketika mangkuknya dibalik, ia tidak akan tumpah. Hard peak memang butuh durasi yang lebih lama daripada soft peak karena harus banyak mengumpulkan udara agar teksturnya juga 4 Tips Mengocok Putih Telur yang Baik 5. ProofingKalau ingin buat roti ala rumahan, anda akan sering bertemu istilah ini. Proofing adalah sebuah tahap pembuktian bahwa ragi bahan pengembang alami yang dicampurkan dalam adonan roti memang bekerja secara aktif. Biasanya, tahap ini dibuktikan dengan mengembangnya adonan roti 2-3 kali lipat setelah didiamkan beberapa saat. Dalam pembuatan roti, ada dua tahap proofing yang harus dilalui, yakni pertama untuk mengecek keaktifan ragi dan yang kedua untuk menghasilkan bentuk roti sesuai juga 5 Tips Menggunakan Ragi Untuk Adonan Kue dan Roti 6. Teknik Aduk-BalikImage LazadaIstilah yang satu ini biasa ditemukan saat langkah pencampuran bahan kering dengan bahan basah. Atau, mencampur kocokan putih telur meringue dalam bahan yang konsistensinya lebih kental. Entah dikatakan “teknik aduk-balik” atau “aduk-lipat” sebetulnya sama saja, ya. Teknik ini merujuk pada gerakan tangan saat mengaduk adonan dengan spatula atau sendok arahkan spatula pada pinggiran adonan lalu seperti hendak mengumpulkannya ke tengah mangkuk, putar spatula ke atas dan “lipat” adonan secara perlahan. Lakukan hingga kedua jenis bahan tercampur rata. Nah, mengapa kita harus memakai teknik ini? Tentu supaya udara yang tersimpan di adonan kering maupun meringue “terkunci” dalam adonan basah, sehingga ketika dipanggang kuenya bisa mengembang di Lazada DISKON IKEA Spatula Karet dan KuasBaca juga 3 Tips Mengaduk Adonan Kue agar Sukses dan Anti Bantat 7. Tes TusukWah, kira-kira apa yang ditusuk ya? Tentu saja si kue yang sedang dipanggang, dong. Jadi saat proses panggang sedang berlangsung, ada kalanya kita perlu mengecek kematangan tekstur kue. Dalam tahap ini, anda hanya butuh lidi atau tusuk gigi yang bersih, lalu tusukkan ke dalam kue. Ketika tusuk gigi diangkat, perhatikan jika ada adonan yang menempel di sana. Jika tidak ada alias bersih, berarti adonan sudah cukup matang. FYI, tes tusuk ini perlu dilakukan dengan cepat, ya. Sebab, terlalu lama membuka pintu oven malah membuat kue anda kempis, juga 6 Tips Sukses Memanggang Kue 8. Ulen KalisSatu lagi istilah yang akan sering ditemui si penyuka roti. Ulen adalah sebuah tahap dimana adonan roti akan digiling dengan tangan hingga bentuknya utuh dan bertekstur halus. Nah proses ulen dibilang berhasil kalau adonan sudah benar-benar “kalis”. Bagaimana kita mengetahuinya? Pastinya si adonan ini tidak akan terasa lengket di tangan, terasa empuk dan kenyal ketika dicubit atau dipukul, dan akan melar seperti karet ketika ditarik dari dua sisi. Proses menguleni hingga kalis bisa berlangsung 5-7 menit, tergantung kualitas juga 4 Ciri Adonan Ulenan Telah Kalis SempurnaNah, sekarang jangan keliru lagi ya kalau bertemu istilah-istilah di atas. Selain istilah di atas, sebetulnya masih banyak istilah-istilah dalam dunia kue dan roti yang lain. Semakin banyak jenis kue yang bisa anda buat, semakin banyak pula istilah lain yang bisa ditemui. Ayo semangat belajar baking-nya! Atsarina Luthfiyyah Senior EditorMemiliki pengalaman pendidikan di bidang Tata Boga dan Jurnalistik. Hobi menulis, traveling dan memasak. S2 Universitas Gadjah Mada Ilmu KomunikasiHubungi Kami di [email protected]
Apa itu DCC Dark Cooking Chocolate? Dan Seperti Apa Bentuknya? Ketika membaca sebuah resep umumnya sering terdapat pada resep kue, pasti kalian akan menemukan satu bahan kue dengan singkatan DCC. Apa sih DCC itu? dan seperti apa bentuknya? DCC atau Dark Cooking Chocolate adalah salah satu jenis coklat yang sering digunakan dalam membuat kue. Bentuknya seperti coklat batangan, DCC banyak tersedia dan dijual di toko bahan kue dan supermarket besar. Selain jenis Dark, ada pula jenis Milk cooking chocolate yang rasanya lebih manis dengan kadar susu sedikit lebih banyak, dan White cooking chocolate yang berwarna putih atau biasa disebut coklat putih. Bentuk dan Gambar DCC, Dark Cooking Chocolate
apa arti dcc dalam resep kue